Tampilkan postingan dengan label WAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WAN. Tampilkan semua postingan

Routing OSPF Single Area & Multi Area.

Oktober 23, 2019
Hasil gambar untuk CISCO LOGO
Pengertian :
OSPF adalah singkatan dari Open Shortest Path First merupakan salah satu protokol routing berjenis IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) yang hanya bisa beroperasi atau bekerja di dalam jaringan yang bersifat internal sebuah perusahaan atau organisasi.

Yang dimaksud jaringan internal di sini adalah sebuah jaringan di mana anda masih punya priviledge penuh untuk menggunakan, mengatur atau memodifikasinya.

OSPF memiliki beberapa tipe area diantaranya:
Bakcbone - Area 0 (Area ID 0.0.0.0) -> Bertanggung jawab mendistribusikan informasi routing antara non-backbone area. Semua sub-Area HARUS terhubung dengan backbone secara logikal.
Standart/Default Area -> Merupakan sub-Area dari Area 0. Area ini menerima LSA intra-area dan inter-area dar ABR yang terhubung dengan area 0 (Backbone area).
Stub Area -> Area yang paling "ujung". Area ini tidak menerima advertise external route (digantikan default area).
Not So Stubby Area -> Stub Area yang tidak menerima external route (digantikan default route) dari area lain tetapi masih bisa mendapatkan external route dari router yang masih dalam 1 area.

Bahan Bahan :

  • Cisco Packet Tracer.
  • Router 3 Buah.
  • Kabel Cross

A. SINGLE AREA
1.) Pertama kita buat topologi nya seperti ini.

2.) Kita akan mengkonfigurasikan Ip address nya pada Router.
  • Int Gig0/0 : 12.12.12.1/24
  • Int Lo0 : 1.1.1.1/32

3.) Sekarang kita akan memakai Router yang di tengah.
  • Int Gig0/0 : 12.12.12.2/24
  • Int Gig0/1 : 13.13.13.1/24
  • Int Lo0 : 2.2.2.2/32

4.) Dan ini pun juga sama pada router yang di sebelah kanan.
  • Int Gig0/0 : 13.13.13.2/24
  • Int Lo0 : 3.3.3.3/32

5.) Kita masuk ke Router Ospf dan masukan network pada Router yang di sebelah Kiri.

6.) Dan ini pun juga sama, masukan pada router yang tengah.

7.) Ini pun juga kita masukan pada Router yang di sebelah kanan.

8.) Kalau kalian ingin melihat hasil konfigurasi kalian, kalian ketik do sh ip route dan muncul tanda O yang sudah saya garis bawahi.

9.) Coba test ping ip address ke sesama Router.

B. MULTI AREA

1.) Konfigurasi untuk Ip addreess ke sesama Router tidak hilang, oleh karena itu saya akan langsung ke tahap inti nya, saya memakai ID 90 pada ospf, dan area 0 untuk router asal / Router yang di sebelah kiri.

2.) Dan ini untuk Router yang berada di tengah, ip address yang router asal kita masukan area 0, sementara dari Router tengah ke kanan, itu memakai area 1 dalam ID ospf yang sama.

3.) Kita masukan ip address pada Router yang di sebelah kanan / Router akhir.

4.) Ketik do sh ip route untuk melihat hasil konfigurasi kita, kalau kita memakai multi area, maka di samping Tanda O ada juga Tanda IA.


5.) Cek ping apakaha bisa atau tidak, dari Router asal sampai Router akhir.

Kesimpulan : Kekuatan utama dari OSPF adalah adanya sistem hirarki yang diterapkan dalam sistem are. Sehingga penyebaran informasi routing menjadi lebih teratur dan juga mudah untuk di troubleshooting. Ketika pertama kali mengkonfigurasinya, langkah pertama yang harus dilakukan oleh OSPF adalah membentuk komunikasi dengan router tetangganya. Tujuannya adalah agar informasi yang belum diketahui oleh router tersebut dapat diberi tahu oleh router tetangganya.

Routing EIGRP

Oktober 12, 2019
Pendahuluan : 

Halo semuannya balik lagi dengan saya di blog ini tentunya, Pada pertemuan kita kali ini kita akan belajar Cisco lagi nih sobat. Sekarang materi yang akan kita pelajari adalah Routing EIGRP. Sebelum mulai belajar ada baiknya kita berdoa terlebih dahulu, setelah berdoa sekarang kita mulai dari pengertian serta konsep dasar EIGRP.

Pengertian Routing EIGRP :

     Routing EIGRP in adalah protocol Routing Cisco Proprietary , artinya hanya bisa dijalankan di Router Cisco saja. Kelebihan utama dari routing EIGRP ini adalah routing protocol satu satunya yang menyediakan fitur backup route , dimana jika terjadi perubahan pada network maka EIGRP tidak akan meng-kalkulasi ulang untuk pemilihan jalur routingnya , karena dia langsung menggunakan backup route ini. 

Alat dan Bahan :
  • Cisco Packet Tracert
  • 3 Buah Router
  • 2 Buah Cable Cross

1. Langkah pertama kita buat topologinya seperti gambar berikut.

 2.  Kemudian setting IP di Interface dan loopback diRouter 1.

 3. Kemudian jangan lupa juga di Router2.

 4. Dan jangan lupa juga pada Router3.

5. Kita konfigurasi pada Router1.

6. Lalu kita konfigurasi juga pada Router2.

8. Terakhir kita konfigurasi di Router3.

8. Kemudian kita cek table routing nya , maka akan muncul tabel routing yang dibuat oleh EIGRP , yang ditandai dengan huruf “D”.

9. Selanjutnya kita test ping antar router.

Kesimpulan :  EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah protokol routing yang dikhususkan untuk properti Cisco, yang berarti hanya bisa dijalankan pada router Cisco. EIGRP merupakan salah satu protocol dinamis route yang pembuatannya ditujukan untuk mempermudah dalam melakukan routing.

Routing RIPv2

Oktober 12, 2019
Pendahuluan :

Halo semuannya balik lagi dengan saya di blog ini tentunya, Pada pertemuan kita kali ini kita akan belajar Cisco lagi nih sobat. Sekarang materi yang akan kita pelajari adalah Routing RIP Versi 2. Sebelum mulai belajar ada baiknya kita berdoa terlebih dahulu, setelah berdoa sekarang kita mulai dari pengertian serta konsep dasar RIP V2 Routing.

 Pengertian RIP :

           Rip adalah kependekan dari Routing  Information Protocol. Merupakan suatu metode Routing Dinamik yang di gunakan pada jaringan Lan maupun Wan dan menggunakan Distance Vector. Rip pertama kali di definisikan dalam RFC 1058 dan pengertian Rip versi 2 adalah  merupakan perbaikan dari RIP versi 1. pada RIP versi 2 telah mendukung penggunaan Classless Network, sehingga informasi table routing yang disebarkan termasuk subnet yang tidak default / jaringan yang sudah di subnet.

Tujuan RIP:

1. Dapat memahami lebih dalam tentang routing
2. Dapat menkonfigurasi router agar bisa routing RIPv2
3. Dapat menerapkan fungsi routing RIPv2 dalam sebuah jaringan

Bahan yang di gunakan :

*Cisco Packet Tracert
*3 Buah Router
*2 Buah Kabel Cross

1. Langkah awal mari kita buat topologinya seperti gambar dibawah ini.

2. Selanjutnya kita konfigurasi pada Router1 seperti gambar dibawah.

 3. Kemudian kita pindah ke Router2, Lalu kita konfigurasi juga seperti gambar dibawah.

 4. Setelah itu kita pindah ke Router3, Lalu sama kita konfigurasi juga seperti gambar dibawah.

* Setelah selesai men-setting ip address pada interface Ethernet seperti diatas, kita juga harus setting IP di interface loopback , yang fungsinya seolah-olah jaringan local dari Router tsb. Tapi jika tidak ingin membuatnya juga tidak masalah , ini kan Cuma buat pengibaratan jaringan local nya , dan biasanya menggunakan IP dengan /32. 

5.  Konfigurasi pada Router1.

 6. Kemudian Konfigurasi juga pada Router2.

 7. Setelah itu kita konfigurasikan juga pada Router3.

 8. Disini kita konfigurasi pada Router1.

 9. Kemudian di Router2 kita konfigurasi juga.

 10. Lalu jangan lupa juga di Router3 nya.

*Selanjutnya silahkan cek table Routing nya , maka akan muncul table routing yang dibuat oleh routing RIP , ditandai dengan huruf “R” di depannya.

11. kita cek dengan menggunakan perintah "show ip route" pada mode privilage.

 12. Kita test ping antar client seperti gambar dibawah.

Kesimpulan : RIPv2 merupakan salah satu Routing Dynamic yang ada dalam jaringan LAN maupun WAN yang merupakan pengembangan dari Routing RIP.

Konfigurasi Vlan Menggunakan IP DHCP & STATIC Pada CISCO MLS.

Agustus 14, 2019


Pengertian CISCO PACKET TRACER.

Packet Tracer adalah sebuah aplikasi simulator alat-alat jaringan cisco yang sering digunakan sebagai
media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulai jaringan komputer. 


Pengertian VLAN (Virtual Lan).

adalah sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.

Tujuan pada VLAN

*Kita mampu memahami materi VLAN.
*Kita mampu mengetahui topologi VLAN.
*Kita mampu memahami konfirmasi dari topologi VLAN tersebut.


Latar belakang VLAN

Vlan juga disebut diartikan sebagai suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan.


Pengertian DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol )

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. 


Pengertian STATIC

Static routing (Routing Statis) adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer.



Devices yang akan di gunakan  :

* 4 PC.
* Cisco 3560-24PS Multilayer Switch.
* Copper Stright-Through.




A. Konfigurasi Vlan Menggunakan IP STATIC Pada MLS.




1. Membuat vlan dan memberi nama vlan, mari ikuti seperti dibawah :

switch>en
switch#conf t
switch (config) #vlan 10
switch (config-vlan) #name LAB_A
switch (config-vlan) #ex
switch (config) #vlan 20
switch (config-vlan) #name LAB_B
switch (config-vlan) #ex


2. Memasukan interface ke dalam vlan 10 & vlan 20, ikuti lagi seperti di bawah :

switch (config) #int range fa0/1-2
switch (config-if-range) #sw mode acc
switch (config-if-range) #sw acc vlan 10
switch (config-if-range) #int range fa0/3-4
switch (config-if-range) #sw mode acc
switch (config-if-range) #sw acc vlan 20


3. Setelah itu kita ketik "switch (config) #do sh vlan br, Jika sudah di ketik maka seperti gambar dibawah.


4. Selanjutnya kita membuat interfaces Vlan 10 dan 20 serta kalian memasukan IP masing masing, lihat contoh seperti di bawah ini :

Vlan 10 : 192.168.10.1/24
Vlan 20 : 192.168.20.1/24

switch (config) #int vlan 10
switch (config-if) #
%LINK-5-CHANGED : Interface Vlan 10, changed state to up

switch (config-if) #ip add 192.168.10.1  255.255.255.0
switch (config-if) #ex
switch (config) #int vlan 20
switch (config) #
%LINK-5-CHANGED : Interface Vlan 20, changed state to up

switch (config-if) #ip add 192.168.20.1  255.255.255.0
switch (config-if) #ex
switch (config) #do sh ip int br

Jika sudah memasukan IP ke setiap Vlan maka akan seperti di bawah.


5. Jika sudah memasukan IP ke setiap vlan, Selanjutnya kita akan menghubungkan antar vlan dengan menggunakan printah di bawah :

switch (config-if) #ip routing



6.   Sekarang kita akan memberikan IP Address dan Default Gateway pada setiap Host secara manual. sesuaikan IP dengan konfigurasi yang kita lakukan sebelumnya. 


7. Langkah terakhir kali ini adalah test ping untuk mengetahui apakah setiap host antar Vlan sudah terhubung atau belum. Jika sudah maka status nya akan Successful. Perhatikan gambar berikut :






B. Konfigurasi Vlan Menggunakan IP DHCP Pada MLS.


1. Ya selanjutnya kita konfigurasi vlan menggunakan IP DHCP , kita ikuti seperti perintah di bawah :

switch (config) #ip dhcp pool LAB_A
switch (dhcp-config) #network 192.168.10.0  255.255.255.
switch (dhcp-config) #default-router 192.168.10.1
switch (dhcp-config) #ex
switch (config) #ip dhcp pool LAB_B
switch (dhcp-config) #network 192.168.20.0  255.255.255
switch (dhcp-config) #default-router 192.168.20.1
switch (dhcp-config) #ex


2. Sekarang kita cek apakah konfigurasi DHCP nya berhasil atau tidak, mari kita cek seperti perintah di bawah :

switch (config) #do sh int br



3. Kalau sebelumnnya kita menggunakan Static dan memberikan IP secara manual sekarang kita sudah bisa menggunakan DHCP dan IP secara otomatis akan muncul. lakukan juga pada setiap host yang ada. Perhatikan Gambar berikut :


4. Seperti biasanya kita akan mengetes jaringan komputer tersebut apakah sudah terhubung dengan menggunakan layanan PING. Jika statusnya Successful maka konfigurasi kita telah berhasil.





KESIMPULAN.

* Dengan melakukan praktikum ini kita dapat mengetahui konsep dari pada vlan itu sendiri, dan manfaat dari vlan, selain itu kita juga dapat mengkonfigurasikan vlan pada manageable switch.